Medianda – Sahabat media
Rahim merupakan organ reproduksi vital yang memiliki 2 'ujung', yakni leher
rahim (serviks) dan saluran telur (tuba falopi). Dalam keadaan kosong tanpa
janin, rahim berbentuk seperti pir, berukuran sekepalan tangan, dan beratnya
sekitar 75 gr. Ajaibnya, rahim dapat meregang berkali-kali lipat ukuran awal
saat Anda hamil, sesuai dengan ukuran janin. Selain menampung janin, rahim juga
akan ditempati oleh plasenta dan kantung air ketuban. Untuk itu, rahim dapat
membesar sekitar 25-35 cm dan beratnya menjadi 1-1,3 kg. Pembesaran ini,
sebagian kecil masuk ke dalam perut dan sebagian besar menonjol ke luar.
“Bukankah Kami menciptakan
kamu dari air yang hina. Kemudian Kami letakkan Dia dalam tempat yang kokoh
(rahim). Sampai waktu yang ditentukan, Lalu Kami tentukan (bentuknya), Maka
Kami-lah Sebaik-baik yang menentukan”. (QS. Al-Mursalat: 21-23)
“Dan Sesungguhnya Kami
telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian
Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh
(rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah
itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang
belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami
jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta
yang paling baik”. (QS. Almuminun: 12-14)
Ayat-ayat di atas
menerangkan tentang penciptaan manusia yang mengandung informasi mendasar
tentang perkembangan embriologi dalam rahim ibu.
Uraian rahim sendiri ialah
sebagai “tempat kokoh” yang berada dalam tubuh wanita, dimana telah dipahami
melalui ilmu pengetahuan modern.
Proses pembentukan zigot
yang dihasilkan oleh sperma dan sel telur yang datang secara bersamaan dan
berlanjut sampai munculnya seorang manusia yang lengkap. Dalam proses tersebut
triliunan sel-sel bekerja secara harmonis yang berlangsung di rahim ibu, di
tempat inilah embrio berkembang selama 9 bulan.
Dari penjelasan ilmiah
tersebut, tepat seperti apa yang telah dijelaskan dalam Al-qur’an yang
menerangkan sangat rinci tentang tempat kokoh iturahim.
Dalam Al-Quran sendiri
kata “makiin” pada ayat 12 surat Al-Muminun, diterjemahkan sebagai kata ‘aman’
juga menunjukkan makna seperti ‘tak tergoyahkan, suara, tegas, kuat, tetap’.
Sedangkan kata “karar” berarti ‘lokasi, stabilitas, permanen dan tempat
penyelesaian’. Penjelasan-penjelasan dalam Al-Quran itulah, sungguh sangat luar
biasa untuk menggambarkan rahim sebagai tempat kokoh dan aman.
Rahim ibu menyediakan
ruang isolasi terhadap gangguan-gangguan yang berasal dari luar dan terutama
melindungi bayi dari shock dan tekanan.
Rahim terletak di rongga
panggul yang dilindungi oleh tulang tebal dan kuat, membantu menanggung berat
embrio sampai akhir kehamilan. Strukturnya yang kuat dan ideal dibangun untuk
pertumbuhan bayi dan perkembangan di dalamnya.
Semua informasi tentang
perkembangan embriologi dalam rahim ibu
yang dirincikan dalam Al Qur’an adalah
salah satu bukti nyata bahwa Al Qur’an merupakan wahyu dari Allah, Pencipta
segala. Hal ini juga dinyatakan dalam Al Qur’an yang penuh informasi yang turun
dari ratusan tahun lalu yang menyoroti dunia ilmiah sampai saat ini.
“Dan pada penciptaan
dirimu dan pada makhluk bergerak yang bernyawa yang bertebaran (di bumi)
terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) untuk kaum yang meyakini”. (QS.
Al-Jasiyah: 4)
Demikian penjelasan mengenai
tempat yang kokoh dan aman di dunia ini adalah rahim. Semoga dengan artikel ini
dapat menambah ilmu anda dan semoga bermanfaat.
Sumber:Cerminan
